Senin, 09 Mei 2011

PROFIL: Sepuluh Fakta Menarik Tentang Michael Ballack


Di balik kehidupannya sebagai pemain bintang, ada sepuluh fakta yang menarik tentang kapten timnas Jerman Michael Ballack.


Oleh Dyah Ayu Wanodyasari
Sejak sebelum menginjak masa remaja, sang "Kaisar Kecil" Michael Ballack telah menjadi pusat perhatian karena bakatnya yang menonjol.
Namun karirnya baru mulai menanjak saat ia tampil di Bundesliga 2 Jerman pada 1995. Meski klubnya harus terdegradasi, ia dipanggil ke timnas Jerman U-21. Sejak saat itu, selain menjadi langganan timnas, karir internasionalnya dimulai dari Kaiserslautern, Bayer Leverkusen, Bayern Munich, hingga bergabung di klub Liga Primer Inggris Chelsea.
Berikut adalah sepuluh hal yang menarik untuk diketahui tentang diri kapten timnas Jerman tersebut.
10. Karir sepakbolanya dimulai di klub lokal Jerman Timur Chemnitzer, ketika ia baru menginjak usia tujuh tahun.
9. Selain menguasai bahasa Jerman dan Inggris, Ballack menghabiskan waktu delapan tahun di sekolah untuk mempelajari bahasa Rusia.
8. Sejak bermain di Bayer Leverkusen, Ballack selalu mengenakan nomor punggung 13 seperti halnya Rudi Voller, karena kedekatan hubungan mereka.
7. Menurut Franz Beckenbauer, di antara banyak pemain yang pernah dibandingkan dengan dirinya, Ballack adalah sosok yang paling mendekati.
6. Bersama Bayern, Ballack memenangkan tiga gelar Bundesliga dan dua gelar Piala Jerman, dengan 47 gol dalam 135 pertandingan.
5. Pada Piala Konfederasi 2005, Ballack didapuk menjadi kapten timnas. Sebelum Jerman dihentikan oleh Brasil di semi-final, ia mampu mencetak gol pada setiap pertandingan.
4. Sepanjang musim terakhirnya di Bayern pada 2006, tiga klub raksasa Manchester United, Real Madrid dan AC Milan ingin menggaetnya. Tetapi ia memilih ke Chelsea dengan statusfree transfer, dan menyatakan ingin pensiun di Stamford Bridge.
3. Ballack dan istrinya, Simone Lambe, dikaruniai tiga anak - Louis (tujuh tahun), Emilio (lima tahun), dan Jordi (tiga tahun).
2. Ia menerima kartu merah yang pertama dalam karirnya saat Chelsea mengalahkan Liverpool 1-0, pada 2006, karena dianggap menjegal kaki Mohamed Sissoko.
1. Ballack merupakan satu-satunya pemain yang bisa mencapai perempat-final Liga Champions bersama empat tim yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar